mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday233
mod_vvisit_counterYesterday451
mod_vvisit_counterThis week2463
mod_vvisit_counterLast week3222
mod_vvisit_counterThis month12053
mod_vvisit_counterLast month13356
mod_vvisit_counterAll days471113

We have: 4 guests online
Your IP: 54.227.156.177
 , 
Today: Apr 25, 2014

Surat Edaran Dirjen Minyak dan Gas Bumi

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

 

Nomor : 33211/19.11/DMT/2011
Lampiran   : -
Hal : Edaran

Yang terhormat
1. Deputi Operasi BP Migas (untuk diteruskan ke seluruh KKKS)
2. Ketua Umum APMI (untuk diteruskan kepada drilling contractor)
3. Ketua Umum APITINDO
di Jakarta

Dengan ini kami sampaikan bahwa untuk mewujudkan keselamatan pada operasi pemboran, kerja ulang, dan perawatan sumur, diperlukan keandalan atas peralatan pencegahan sembur liar (Blow Out Preventer/BOP) dan kelengkapannya seperti Accumulator dan Choke Manifold.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas pemeriksaan teknis berkaitan dengan perbaikan dan perwatan terhadap peralatan tersebut wajib dilakukan oleh perusahaan yang mempunyai kompetensi dan kualifikasi sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 27 Tahun 2008 tentang Kegiatan Usaha Penunjang Minyak dan Gas Bumi.

Terkait hal-hal tersebut, maka Surat Edaran Direktur Teknik dan Lingkungan Migas nomor: 9960/18.03/DMT/2008 tanggal 11 Juni 2008 dan edaran lainnya yang mengatur penggunaan jasa pemeriksaan teknis dan/atau jasa perawatan BOP (dan kelengkapannya) dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi.

Atas perhatian Saudara, diucapkan terima kasih.

(Direktur dan Lingkungan Migas)